kidung jaya sumandhita
KIDUNG JAYA SUMANDHITA
Sesungguhnya penggunaan kata perkata pada susunan sastra Kidung Jaya Sumandhita, tingkatannya lebih tua dari susunan sastra Kidung Wahyu Kalaseba.
Sehingga susunan sastra Kidung Jaya Sumandhita tidak dapat 100% di artikan secara baku. Tepatnya lebih mudah dipahami jika ditafsirkan, sebab ini berkaitan dengan mantra.
•••Tafsir Kidung Jaya Sumandhita:
Wahai angin yang berhamburan, yang mendapat titah membawa rahasia-rahasia ke-agungan ilmu kejayaan, atas Kuasa-Nya Gusti Allah Kang Amurba Jagat, datanglah kepadaku dengan penuh suka cita.
Wahai cahaya kemuliaan yang bertebaran dijagat raya, yang diberi tugas menghantarkan perdamaian serta kemenangan, kemarilah! Bersemayamlah didalam diriku, meliputi segala sesuatu dan didalam sesuatu. Billah!
Wahai kejahatan, kegelapan, angkara murka dan kezaliman, menyingkirlah dari bumi Garuda Nusantara! Atau kalian akan hancur lebur dan binasa.
Kini tiba saatnya kami merdeka, sungguh kau para raksasa akan lenyap tak tersisa.


